Dua Tahun Tanpa Siswa Baru, SDN Mojorejo 2 Bakal Diregrouping
MAGETAN — Wacana regrouping sekolah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kian mengerucut. Salah satu sekolah yang dipastikan akan diregrouping adalah SDN Mojorejo 2, setelah selama dua tahun terakhir tidak mendapatkan siswa baru.
Selain jumlah siswa yang terus menurun, kondisi lokasi sekolah juga menjadi pertimbangan. Bangunan SDN Mojorejo 2 kini terlihat tertutup deretan ruko dan bangunan Koperasi Desa Merah Putih, meski lokasinya berada tidak jauh dari jalan raya.
Sekolah tersebut juga masih berdekatan dengan sekolah pemangku lainnya. Kondisi ini membuat regrouping dinilai menjadi salah satu pilihan untuk menata sebaran sekolah sekaligus menyesuaikan jumlah siswa dengan kapasitas sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan, Suhardi, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan inventarisasi dan pemetaan terhadap sekolah-sekolah yang membutuhkan penataan.
Di Kabupaten Magetan terdapat 353 SD negeri. Berdasarkan data Disdikpora, jumlah pendaftar kelas satu SD melalui sistem penerimaan online mencapai 4.158 siswa, yang berasal dari jalur afirmasi, domisili, prestasi, dan mutasi.
Sementara itu, untuk jenjang SMP negeri, Disdikpora Magetan menyiapkan 6.100 kursi di 39 sekolah. Hingga penutupan pendaftaran online, tercatat sekitar 5.220 calon siswa. Setelah proses pengisian kuota, jumlah tersebut bertambah sekitar 164 siswa.
Regrouping nantinya tidak hanya menyangkut penataan siswa, tetapi juga tenaga pendidik dan kepala sekolah. Guru dari sekolah yang diregrouping akan didistribusikan kembali ke sekolah lain sesuai kebutuhan.
Sementara itu, kepala sekolah dari sekolah yang diregrouping juga akan diproses dan ditata kembali sesuai kebutuhan organisasi.
Pemkab Magetan masih melanjutkan proses inventarisasi dan pemetaan untuk menentukan sekolah lain yang memerlukan penataan serupa. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menyesuaikan keberadaan sekolah dengan jumlah peserta didik serta kebutuhan tenaga pendidikan.






