Kekeringan Melanda Kelun, Belasan KK Kesulitan Air Bersih

KOTA MADIUN – Kekeringan mulai dirasakan sejumlah warga di Lingkungan Kayen, Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Belasan kepala keluarga kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air, mulai dari memasak hingga membersihkan rumah. Warga selama ini mengandalkan sumur sebagai sumber utama air bersih. Namun, dalam sekitar satu bulan terakhir, debit air sumur terus menyusut.

Bahkan, sejumlah sumur pompa milik warga kini tidak lagi mengeluarkan air. Kondisi ini berdampak pada sekitar 15 kepala keluarga dengan jumlah warga lebih dari 100 orang di lingkungan tersebut.

Menindaklanjuti laporan warga, Kodim 0803 Madiun menyalurkan bantuan air bersih ke lokasi terdampak. Penyaluran dilakukan setiap hari dengan volume sekitar 3.600 liter.

BPBD Kota Madiun juga telah menyiapkan tiga tandon air di lokasi tersebut. Masing-masing tandon memiliki kapasitas 1.200 liter untuk memenuhi kebutuhan warga selama kondisi kekeringan berlangsung.

Warga menduga berkurangnya debit air juga dipengaruhi aktivitas pemompaan air menggunakan pompa diesel untuk mengairi lahan pertanian selama musim kemarau. Pemompaan air tersebut diduga turut memengaruhi muka air tanah, sehingga debit sumur warga di sekitar lahan pertanian ikut berkurang.

Danramil 0803/15 Kartoharjo, Kapten CHB Loso, mengatakan penyaluran air dilakukan sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan.

Selain di Kelurahan Kelun, informasi sementara juga menyebutkan belasan kepala keluarga di Kelurahan Tawangrejo turut mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Penyaluran air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga hingga kondisi sumber air kembali normal.

Share
Tutup