Jelang Musim Hujan, 80 Titik Sungai dan Drainase Jadi Sasaran Pembersihan
KOTA MADIUN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun bersama sejumlah instansi lintas sektor membersihkan sungai dan saluran drainase untuk mengantisipasi banjir menjelang musim hujan. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pembersihan adalah aliran Sungai Sono di Kelurahan Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo.
Berdasarkan hasil pemetaan, terdapat 80 titik aliran sungai dan saluran drainase yang memerlukan penanganan. Pembersihan dijadwalkan berlangsung pada 3–24 Oktober 2026 dengan sasaran sampah domestik, vegetasi liar, dan endapan sedimen yang berpotensi menghambat aliran air.
Deddy Purnomo Santoso, Kalaksa BPBD Kota Madiun, menjelaskan upaya pembersihan dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan. Namun, kutipan langsung wawancara belum dapat dicantumkan karena pernyataan asli narasumber tidak tersedia dalam bahan berita.
Selain membersihkan sungai dan drainase, petugas juga melakukan pemangkasan pohon di jalan protokol dan kawasan permukiman. Dari 82 titik vegetasi yang terdata, hampir separuhnya membutuhkan perapian untuk mengantisipasi pohon tumbang saat cuaca ekstrem.
Dari 27 kelurahan yang telah membentuk Kelurahan Tangguh Bencana, sebanyak 19 kelurahan aktif melakukan pemantauan lingkungan dan penanganan awal bencana.
Pembersihan sungai dan drainase serta pemangkasan pohon ini menjadi bagian dari upaya mengantisipasi banjir dan risiko pohon tumbang saat memasuki musim hujan.






