Menjelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Produksi Padi dan Jagung Terus Meningkat
MAGETAN – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, sektor pertanian masih menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga ketahanan pangan. Produksi padi dan jagung di Jawa Timur pada tahun ini menunjukkan peningkatan yang didukung pemanfaatan teknologi dan mekanisasi pertanian untuk meningkatkan produktivitas.
Perkembangan sektor pertanian menjadi salah satu gambaran produksi pangan di daerah. Di tengah dinamika luas lahan dan kondisi pertanian, sejumlah komoditas utama justru menunjukkan tren positif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik per 1 Oktober 2026, produksi padi Jawa Timur mengalami kenaikan sekitar 2,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi gabah kering giling hingga November 2026 diperkirakan mencapai sekitar 10,2 juta ton, sedangkan pada 2025 berada di kisaran 9,8 juta ton.
Peningkatan produksi juga terjadi pada komoditas jagung. Meski luas panen mengalami penurunan, produksi jagung justru meningkat sekitar 0,67 persen. Dari sebelumnya sekitar 4,2 juta ton, produksi jagung Jawa Timur diperkirakan mencapai 4,276 juta ton.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan hasil pertanian tidak hanya berkaitan dengan luas lahan, tetapi juga dengan peningkatan produktivitas.
Salah satu upaya menjaga produktivitas pertanian dilakukan melalui penguatan mekanisasi. Bertepatan dengan rangkaian kegiatan menjelang Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, Pemprov Jatim menyerahkan sejumlah alat dan mesin pertanian atau alsintan kepada kelompok tani di Magetan.
Dukungan peralatan tersebut diharapkan dapat mempermudah proses pengolahan lahan hingga pemanenan. Dengan dukungan teknologi dan mekanisasi, produktivitas pertanian di Jawa Timur diharapkan dapat terus dijaga.






